MEDIA URANG BANJAR INHIL - Demi menyelamatakan perekonomian masyarakat Desa Tanjung Lajau, Kecamatan Kuindra, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) akibat rakainya perkebunan nio dikarenakan naiknya banyu pasang.
Kada asa maiteh, Anggota Diwan ini kada tinggal diam menunggu rakainya perkabunan kelapa yang semaken maluas.
Masyarakat Desa Tanjung Lajau tepaksa membangun tanggul secara baiyuran, demi menyalamatakan kabun niur dari diterjang abrasi banyu laut.
"Kita apresiasi upaya yang dilakukan oleh masyarakat Tanjung Lajau untuk membangun tanggul secara swadaya, dengan pola kerjasama dengan toke kelapa," ujar Yusuf Said selaku anggota Diwan dari Partai Golkar Inhil, Selasa (16/8/16).
Ujar Yusuf lage, imbah membangun tanggul, masyarakat baiyuran besamaan menyicil dengan potongan 10 parsen setiap kali panen.
"Saat ini sudah hampir 40 km yang ditanggul, makanya masyarakat menuntut peran serta pemerintah untuk percepatan penyelesaian pembangunan tanggul perkebunan di Lajau," tutupnyak
Reporter: Angah Ondeng
Posting Komentar